4Life Transfer Factor

http://app.talkfusion.com/fusion2/player5/tfshare.asp?HGGEID-GEDIHGI-647r-647r

Kamis, 30 Juni 2011

Manfaat Buah Sirsak untuk Obati Kanker ?

kanker merupakan penyakit yang menakutkan bagi banyak orang di seluruh dunia hingga kini. Saat banyak penelitian dilakukan untuk menemukan obat kanker terbaik, buah sirsak ternyata menyimpan keunggulan ini.

Beberapa waktu lalu, Taman Wisata Mekarsari mengadakan demo pengolahan daun sirsak yang diberikan secara gratis kepada pengunjung untuk ke-12 kalinya. Kegiatan bertujuan memberikan informasi bagaimana mengolah sirsak dengan baik untuk dijadikan obat alternatif membunuh sel kanker.

Selain melihat langsung demo pengolahan daun sirsak, pengunjung juga bisa melakukan tanya jawab seputar pengobatan kanker secara herbal dan disuguhkan pengetahuan menarik mengenai seluk beluk budidaya tanaman sirsak dan pengolahan daun untuk obat herbal penyakit kanker. Penasaran bagaimana sirsak mampu menjadi pembunuh sel kanker?

Setiap bagian sirsak bermanfaat

Nama sirsak berasal dari bahasa Belanda “zuur zak”, artinya buah yang asam. Bagian tanaman mulai bunga, daun, buah, biji, kulit, dan akar dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional.

Pada awal 1990-an, ditemukan 34 senyawa Cytotoxic, pada daun sirsak yang mampu menghambat hingga membunuh sel-sel tubuh yang mengalami pertumbuhan tidak normal (sel kanker). Senyawa ini memiliki beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan pengobatan kanker saat ini, antara lain membunuh kanker secara efektif dan aman, tanpa menyebabkan rasa mual dan muntah serta tanpa kehilangan berat badan maupun kerontokan rambut dalam jumlah besar.

Daun sirsak diketahui mengandung zat annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel kanker daripada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi. Zat acetogenins dapat membunuh aneka jenis kanker, seperti kanker usus, tiroid, prostat, paru-paru, payudara, dan pankreas bahkan penyakit ambeien tanpa merusak atau mengganggu sel-sel tubuh yang sehat. Hal ini telah diteliti di Laboratorium Health Sciences Institute, Amerika Serikat di bawah pengawasan the National Cancer Institute, Amerika Serikat.

”Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi olahan daun sirsak sebagai pengobatan terhadap kanker atau tumor, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau herbalis tempat Anda selama ini melakukan pengobatan. Sebab, dikhawatirkan Anda mempunyai alergi terhadap sirsak atau obat yang selama ini Anda konsumsi berefek terbalik dengan senyawa dalam daun sirsak,” jelas Stefanus, herbalis dari Herbacure, dalam pemaparannya.

Cara pengolahan

Lebih lanjut, Stefanus dan Darmawan Tri Wibowo, ahli budidaya tanaman sirsak dari Taman Wisata Mekarsari memaparkan cara pengolahan daun sirsak untuk herbal pencegah kanker, berikut ini:

1. Pada pengobatan kanker, daun sirsak (10-15 lembar) direbus dengan 3 gelas air (600 cc) hingga tersisa 1 gelas air rebusan. Pada saat merebus sebaiknya menggunakan kendi atau panci yang terbuat dari tanah liat agar kemurnian zat yang ada pada daun sirsak tetap terjaga. Air rebusan diminum selagi hangat setiap hari,  pagi atau sore hari selama 3-4 pekan.

”Perlu diperhatikan, pengambilan daun sirsak sebaiknya dimulai dari daun ke-4 atau ke-5 dari ujung pucuk. Hal ini dikarenakan pada daun yang terlalu muda, senyawa belum banyak terbentuk. Sementara pada daun yang tua sudah mulai rusak sehingga kadarnya berkurang,” terang Darmawan.

2. Selain teknik pengolahan di atas, secara umum terdapat pengolahan lain daun sirsak, yaitu dengan memanfaatkan daun sirsak kering 10-15 lembar direbus dengan 2 gelas air (400 cc) sehingga tersisa 1 gelas air rebusan. Proses perebusan membutuhkan waktu 1-1,5 jam saja, jadi lebih cepat prosesnya dibanding cara di atas. Proses pengeringan sebaiknya tidak dilakukan di bawah sinar matahari terik karena dikhawatirkan akan merusak  senyawa  dalam daun sirsak.

”Daun sirsak kering memiliki senyawa yang tetap sama dengan daun sirsak basah karena yang berkurang dalam proses pengeringan hanya kadar airnya. Sementara, senyawa dalam daun tetap terjaga. Penyimpanan daun sirsak dalam lemari pendingin maksimal sepekan sejak pemetikan karena proses pendinginan yang lama dikhawatirkan akan merusak senyawa dalam daun selain aroma daun yang tidak enak karena proses fermentasi,” papar Darmawan.

3. Konsumsi daging buah sirsak segar (150-250 gr/hari) dengan mengolahnya menjadi jus atau dimakan langsung sangat disarankan. Daging buah sirsak selain sebagai penambah energi (pada umumnya penderita kanker/tumor kondisi badanya lemas /lesu) juga kaya serat yang sangat membantu proses pengeluaran sel-sel kanker yang telah mati akibat penyembuhan oleh senyawa acetogenins.

Ekskresi sel kanker yang mati  bisa melalui keringat, urine, dan feses sehingga umumnya terapi menggunakan herbal daun sirsak sebagai pengobatan akan berefek hangat/panas pada bagian tubuh yang sakit, sering kencing, dan berkeringat deras. Cepat lambatnya reaksi tubuh terhadap penggobatan atau efek samping pengobatan berbeda pada setiap orang dipengaruhi oleh faktor, seperti usia, ketahanan tubuh penderita, tingkat stadium kanker/tumor, dan jenis kanker atau tumornya.

4. Pengolahan daun sirsak lainnya yaitu dengan cara memblender 3-5 lembar daun sirsak basah dengan menambahkan ¼ gelas air (50 cc) air hangat untuk membantu proses penghancuran. Sebelum diblender, daun sebaiknya dipotong menjadi 3-4 bagian agar lebih cepat hancur. Setelah hancur, masukkan daun ke wadah dengan penutup rapat, lalu tambahkan 1 gelas air panas ke dalamnya dan aduk sampai rata.

Tutup wadah dengan rapat agar panas tetap terjaga dan proses ekstraksi senyawa dapat maksimal. Biarkan selama 15-20 menit, setelah itu saring olahan untuk diambil airnya dan minum selagi hangat.

Bila tidak ada blender, pengolahan daun sirsak bisa juga dengan cara digerus menggunakan cobek dengan teknik pengolahan yang sama dengan cara diblender.

”Pengolahan dengan cara diblender atau digerus tidaklah semaksimal ekstraksi senyawa daun sirsak dibandingkan dengan teknik pertama (perebusan daun basah) dan teknik kedua (perebusan daun kering), tetapi lebih efisien. Hasil olahan pada kedua teknik umumnya beraroma langu yang cukup menyengat. Untuk menekan aromanya bisa ditambahkan sedikit perasan buah nanas atau buah lain yang lebih disukai. Dan jangan menambahkan gula aren murni, madu, atau gula pasir bila rasanya tidak Anda sukai, karena sudah melalui proses kimiawi,” terang Stefanus.

Reaksi pengobatan

Reaksi pengobatan menggunakan olahan daun sirsak umumnya bereaksi setelah 3-7 hari setelah pengobatan secara rutin 3 kali sehari meskipun ada juga yang baru bereaksi setelah 1 bulan konsumsi rutin.

”Bila reaksi tidak ada, cek kembali secara detail, mulai dari pemilihan alat dan bahan, teknik pengambilan daun, cara pengolahan, bahkan teknik konsumsinya apakah rutin atau tidak, karena semua merupakan satu kesatuan yang wajib dipenuhi agar hasilnya maksimal,” saran Stefanus.

Ia menambahkan, cek kondisi penyakit Anda sebelum pengobatan dan periksa kembali dua pekan setelah pengobatan untuk melihat sejauh mana reaksi pengobatan dengan metode ini. Bila tidak ada pengaruh selama dua bulan konsumsi, padahal sudah menjalankan pengolahan dengan benar, maka pengobatan dengan olahan daun sirsak ini bisa ditingggalkan.

”Untuk penderita maag yang khawatir asam lambungnya naik karena konsumsi  buah sirsak yang agak asam, sebaiknya mengonsumsi buah 1 jam setelah makan. Bila menderita sakit maag yang cukup akut, konsumsi buahnya bisa dilakukan dengan cara mengukus daging sirsak terlebih dahulu agar rasa asam berkurang,” tutup Stefanus.

Madu Efektif Melawan Super Kuman


Penelitian terbaru menunjukkan, sejenis madu yang biasa digunakan untuk menyembuhkan luka ternyata berpotensi besar menjadi obat ampuh untuk mengatasi bakteri super yang resisten terhadap antibiotik.

Seperti dilansir Daily Mail, madu jenis manuka dilaporkan efektif membunuh tiga jenis bakteri yang biasa menginfeksi saat tubuh terluka, termasuk antara lain kuman super Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA).

Madu manuka adalah sejenis madu yang diproduksi lebah penghuni pohon manuka di Selandia Baru. Para ahli telah mengenal jenis madu ini sejak lama karena juga sering digunakan dalam produk-produk penyembuh luka modern. Masalahnya, rahasia dari kekuatan madu manuka dalam mengatasi luka masih menjadi misteri.

Tim yang dipimpin Profesor Rose Cooper dari University of Wales Institute Cardiff (UWIC), dalam risetnya, menemukan bahwa madu manuka ternyata mampu mencegah perkembangan bakteri dengan cara yang tidak biasa. Madu ini dapat menghalangi proses ikatan bakteri pada jaringan, tahap yang penting dalam proses infeksi.

"Mencegah ikatan juga dapat menghambat pembentukan biofilm, yang dapat melindungi bakteri dari antibiotik dan membiarkan mereka menimbulkan infeksi secara terus menerus," ungkap Cooper.

Studi lainnya yang dilakukan Cooper menunjukkan, madu manuka membuat MRSA menjadi lebih sensitif terhadap antibiotik seperti oksasilin atau secara efektif membalikkan resistensi antibiotik.

"Ini mengindikasikan bahwa antibiotika saat ini mungkin akan lebih efektif mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri resisten jika dikombinasikan dengan madu manuka," paparnya.

Menurut Prof Cooper, riset lanjutan bakal dilakukan dengan cara meningkatkan penggunaan madu secara klinis karena para dokter kini tengah dihadapkan pada masalah kian meningkatnya kasus resistensi obat.

"Kami perlu cara yang inovatif dan efektif dalam mengendalikan infeksi yang kemungkinannya takkan berkontribusi pada meningkatnya resistensi antibiotik," ujar Cooper, yang memublikasikan temuannya dalam konferensi "Society for General Microbiology" di distrik Harrogate, Yorkshire Utara, Inggris. 

Kebiasaan Duduk Menyilangkan Kaki Kurang Baik untuk Kesehatan


Saya pikir sebagian besar dari agan sama seperti saya, gemar menyilangkan kaki ketika duduk. Namun perlu kita ketahui bahwa ternyata kebiasaan itu kurang baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh.
Bagi anda yang tidak mengerti bahasa china, cukup lihat gambar ini, semoga bisa jadi pelajaran bagi kita semua.

Contoh duduk menyilang

http://4.bp.blogspot.com/-iVgM_6CljRY/Tbk7XGhgt4I/AAAAAAAAATI/XhJ85WLOU1w/s1600/vmdkdssi.jpg

http://4.bp.blogspot.com/-6m0wh2G36G0/Tbk7W3gVj3I/AAAAAAAAATA/BsAxJO-a8zc/s1600/ubkf1pau.jpg

http://2.bp.blogspot.com/-KmerJSxUC0E/Tbk7Wypr0EI/AAAAAAAAAS4/TWQ1ysYiyg0/s1600/mmqahwmv.jpgmereka yang gemar menyilangkan kaki ketika duduk dalam waktu yg lama, akan mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan dan tidak sehat
Akibat Akibatnya Duduk Dengan Posisi Satu Kaki Menyilang di Paha

1. Tulang belakang mereka perlahan2 menjadi bengkok membentuk huruf C
2. Mereka akan mengalami sakit leher dan punggung pada 1 sisi
3. Untuk wanita, pundaknya akan condong ke satu sisi dan menyebabkan tali pengikat Bra turun pada bagian pundak yang miring
Cobalah untuk tidak menyilangkan kaki ketika anda duduk

Bahaya dan Manfaat Kopi

Ini dia Kabar Gembira untuk semua penggemar kopi khususnya wilayah Asia Tenggara sebagai produsen dan konsumen kopi cukup luas. Mitos kopi menyebabkan penyakit telah runtuh. Hasil riset para pakar dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan hasil sebaliknya. Beberapa study mengklaim temuan di mana minum kopi dalam ukuran sedang (moderate, maks 4 gelas/hari) dapat mengurangi sakit kepala, melindungi penyakit diabetes, Alzheimer dan jantung. Juga menambah daya tahan atlit lari jarak jauh, bahkan menghilangkan stress bagi kaum wanita. Hanya ada sedikit pengecualian. Yang jelas kandungan kafein(caffeine) dalam secangkir kopi lebih banyak manfaat daripada mudharat bagi kebanyakan orang. Mari simak keterangan berikut ini dari Inggris.

Hasil Study dan Riset para pakar dari berbagai bidang disiplin ilmu kesehatan baru dirilis kemarin 29 Maret 2011 oleh The Independent Inggris. Sambutan pembaca dan komentator di berita online dan di Facebook sangat meriah. Umumnya menyambut gembira. Hanya sedikit yang skeptis bahwa hasil riset ini dibiayai oleh produsen kopi.

Perhatikan statemen di bawah ini yang sudah diringkas isinya:

1) Mehul Dhinoja, konsultan cardiologist BMI London Independent Hospital mengatakan bahwa setiap orang dilahirkan dengan membawa enzim. Reaksi enzim berbeda-beda pada setiap orang, adapun yang bagus dapat menetralisir banyak gangguan, dan yang lain bisa terbalik pula reaksinya. Oleh karena itu dia tidak heran bila hasil penelitian caffeine menghasilnya fakta berbeda dari yang selama ini diyakini publik tentang bahaya kafein.

2) Peter Rogers, kepala experimental psychology mengatakan bahwa bila Anda sudah kecanduan kopi akan kelelahan dan pusing bila tidak minum kopi. Tapi dengan dengan minum kopi akan bersemangat seperti biasa. Tim peneliti Peter Rogers menemukan reaksi kafein berbeda atas jenis kelamin. Study dari Bristol University menemukan bahwa perempuan dapat melenyapkan stress dengan minum kopi, namun bagi pria jika kebanyak kopi dalam keadaan stress malah berubah tidak Percaya diri. Peter Rogers mengatakan bahwa bahaya teh dan kopi jauh lebih ringan daripada bahaya perokok, kegemukan dan tidak pandai diet.

3) Tim Grattan, peneliti yang mengembangkan technology baru untuk Paracetamol and Caffeine Product mengatakan bahwa kopi dapat meningkatkan performa atlit lari jarak jauh, tapi tidak ada efek untuk pelari jarak dekat (sprinter).

4) Rob James, dari the University of Coventry’s department of Biomolecular and Sports Science meyakini bahwa kafein dapat membuat orang tetap segar dan kuat (powerful) pada saat saat tertentu. Bahkan studi di Universitas Geoggia menemukan kafein mampu mengurangi rasa sakit dan lemas-lemas.

5) Analysis dari 59 study baru saja dipublikasi pada BioMed Central Cancer website: minum kopi dapat mengurangi resiko terkena penyakit kanker yang berhubungan dengan payudara, pankreas, prostat, leukimia, dll. Sebuah studi menemukan kafein memotong resito terkena kanker kulit pada tingkat sepertiga konsumen lebih.

6) Arthur Klatsky, cardiologist dengan team-nya di Kaiser Permanente Division of Research California menemukan bahwa semakin sering minum kopi semakin jauh dari resiko perawatan sakit jantung. Studi dari Spanyol menemukan perempuan peminum kopi berkurang resiko mati karena sakit jantung.

7) Ilmuan Australia menemukan peminum kopi tak labih dari 4 gelas per hari dapat mengurangi resiko terkena penyakit diabetes. Studi atas 50.000 pria menunjukan hasil di mana peminum kopi 60% terhindar dari kanker prostat.

8) Lain-lain: Ternyata kafein lebih ampuh daripada paracetamol dan energy drink. Justru kecanduan energy drink yang digemari anak muda menimbulkan efek bahaya bagi organ tubuh vital di kemudian hari.

Bahaya Kafein:

Ilmuan di Temple University in Philadelphia: Tidak disarankan bagi wanita hamil minum kopi lebih dari 4 gelas per hari. Studi di Swedia: kebanyakan kopi (lebih dari 4 gelas per hari) menyebabkan ukuran payudara mengecil karena produksi hormon berkurang. Juga tidak baik wanita minum kopi lebih dari 4 gelas per hari karena dapat mengganggu tingkat kesuburan.

Jadi pada prinsipnya setiap orang punya reaksi berbeda atas kafein tergantung kandungan enzim dalam tubuh. Maka jika Anda tidak punya masalah dan enjoy minum kopi adalah sehat-sehat saja untuk lanjut minum kopi. Karena kafein justru mencegah Anda dari berbagai sakit ringan maupun penyakit berat, dan gangguan psikologis. Bagi yang alergi kafein jangan minum karena organ tubuh Anda tidak cocok.

Terapi Air Putih untuk Berbagaimacam Penyakit

Terapi air putih sembuhkan penyakit. Air sangatlah bermanfaat bagi kelangsungan hidup setiap manusia, keberadaannya sangat dibutuhkan tubuh. Air memberi kontribusi lebih dari 2/3 berat tubuh manusia. Tanpa air dalam beberapa hari, kemungkinan besar kita akan mati kehausan.
Kekurangan air dapat menyebabkan dehidrasi pada tubuh kita, yang berakibat kepada kinerja tubuh dan otak. Manusia jadi cepat lupa, sukar menyelesaikan soal matematika sederhana, sulit berkonsentrasi. Dehidrasi juga menyebabkan anda lekas lelah. Dan semua adalah contoh nyata pentingnya air.
Tidak hanya itu, menurut ilmu pengetahuan, 95% otak kita terbuat dari air, 82% darah dari air dan jantung 75%, paru – paru 86%, ginjal 83%. Bayangkan betapa pentingnya keberadaan air pada tubuh kita.
Dikarenakan pentingnya air maka tidak heran jika muncul sebuah metode pengobatan bernama terapi air putih. Dimana air putih dijadikan obat untuk menyembuhkan sejumlah penyakit berat seperti jantung, kanker, diabetes, hipertensi dan lainnya.
Cara menerapkan terapi air putih terbilang amat mudah dan tanpa efek samping (kecuali anda akan sering buang air kecil), anda cukup menghabiskan air sebanyak 1.5 liter setiap bangun tidur – sebelum makan atau lakukan aktifitas apapun termasuk gosok gigi – kemudian mandi dan tunggu selama 45 menit baru anda dapat makan dan minum kembali.
Terapi air putih dapat menyembuhkan penyakit-penyakit berikut ini berserta lama waktu terapi:

  1. Tekanan darah tinggi,lama waktu terapi 30 hari
  2. Asam lambung,lama waktu terapi 10 hari
  3. Diabetes,lama waktu terapi 1 bulan
  4. Susah buang air besar,lama waktu terapi 10 hari
  5. Penyakit Kanker,lama waktu terapi 8 bulan
  6. TBC / Tuberculosis,lama waktu terapi 3 bulan
  7. Penyakit Jantung,lama waktu terapi 1 bulan
Jika anda tertarik, silahkan praktekan. Toh tidak ada ruginya sama sekali, dikarenakan terapi air putih tidak memakan biaya, juga tidak ada efek samping fatal. Dan unsur air ini memang sangat dibutuhkan tubuh kita yang 70% nya adalah air. Semoga bermanfaat.

Khasiat Cabai Jawa

bambang-gene.blogspot.com

Nama:
Cabean, cabe alas, cabe areuy, cabe jawa, cabe sula (Jawa); Cabhi jhamo, cabe ongghu, cabe solah (Madura); ada panjang, cabai jawa, cabai panjang (Sumatera); cabia (Makasar), Piper retrofractum (Latin), Long pepper (Inggris).
Efek herbal:
Androgenik, stimulan, analgesik, dan karminatif.
Empiris:
Cabe jawa tanaman asli Indonesia dan banyak ditanam di Jawa dan Sumatera. Herbalis memakainya sebagai antipiretik, disentri, diare, lemah syahwat, tekanan darah rendah, influenza, batuk, migren, sakit kuning, demam. Pemakaian luar untuk encok dan param sesudah melahirkan.
Buahnya juga dimanfaatkan sebagai obat rematik, pegal linu, dan peluruh keringat. Akar cabe jawa untuk obat sakit gigi dan membersihkan darah dalam rahim setelah melahirkan. Penyakit lain yang bisa ditanggulangi: radang mulut, stroke, pencernaan terganggu, dan nyeri pinggang. Perempuan hamil dilarang mengkonsumsi ramuan dengan komposisi cabe jawa di dalamnya. Dalam farmakologi China disebut tumbuhan ini memiliki rasa pahit, pedas dan hangat.
Senyawa aktif:

Buah cabe jawa mengandung zat pedas piperine, resin (kavisin), asam palmitik, 1-undecylenyl-3,4-methylenedioxy benzene, piperidin, rninyak asiri, dan sesamin. Senyawa lain piperidina, asam palmitat, asam tetrahidropiperat, N-isobutyl decatrans-2 trans-4 dienamida, eikosadienamida, eikopsatrienamida, guinensina, oktadekadienamida, protein, karbohidrat, gliserida, tannin, dan kariofelina.
Resep:

1. Obat kuat
Bahan:
10 gr Cabe jawa
5 gr Kapulaga
5 gr Pulai
5 gr Sawi langit
Cara membuat:
Bahan-bahan itu dicuci bersih lalu direbus dalam 300 cc air. Setelah mendidih angkat dan saring. Sebelum diminum campurkan 1 sendok makan madu atau gula aren asli. Ramuan diminum malam hari sebelum tidur dan dihabiskan sekali minum.
2. Masuk angin
Bahan:
3 butir Cabe jawa
3/4 genggam daun mint
3/4 genggam Daun kesumba
3 jari Gula enau
Cara membuat:
Bahan-bahan tersebut dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin saring, lalu minum 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas.
3. Gangguan pencernaan
Buah cabe jawa kering sebanyak 5 gr ditumbuk halus. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk merata, lalu diminum sekaligus.
4. Sakit gigi
Daun cabe jawa yang segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu ditumbuk. Seduh dengan 1/2 gelas air panas. Selagi hangat disaring, airnya dipakai untuk kumur-kumur.
5. Kejang perut
Daun cabe jawa segar sebanyak 3 lembar dicuci lalu ditumbuk. Seduh dengan 1 gelas air panas. Selagi hangat disaring. Kemudian diminum sekaligus.
.
6. Demam
Buah cabe yang kering sebanyak 3-4 g digiling halus, lalu diseduh dengan 1/2 gelas air panas. Kemudian minumlah bersama ampasnya selagi hangat.

Manfaat Ceker Ayam


ORANG Indonesia boleh dibilang kenyang makan ceker ayam atau kaki ayam. Bayangkan, sejak bayi boleh mencicipi nasi tim, kaki ayam sudah jadi hidangan favorit sehari-hari.

Setelah bayi belajar jalan, makin rajin orangtua kita memasok kaki ayam pada sajian nasi timnya. Konon, kaki bayi bisa bertambah kuat kalau sering diberi kaki ayam.

Sebagian pakar sering protes dengan pendapat ini. Alasannya, bagian ayam yang bergizi tentulah dagingnya. Sementara kaki ayam, jelas-jelas tanpa daging. Kalaupun ada bagian kulitnya yang agak tebal, pasti tidak ikut dimakan oleh si bayi.


Menanggapi pendapat mereka, para orangtua tidak serta-merta mundur. Kaki ayam tetap saja diikutsertakan dalam membuat nasi tim bagi bayi-bayi mereka.

”Ya sudahlah kalau tidak ada gizinya. Paling tidak kita bisa memanfaatkan rasa gurihnya. Toh dulu-dulu juga kita bisa sehat begini, kan antara lain karena kaki ayam,” kata seorang ibu yang jelas-jelas emoh meninggalkan kebiasaan yang sudah turun-temurun itu.

Kaki ayam memang berasa gurih, hingga orang dewasa pun banyak yang hobi makan kaki ayam. Entah kaki ayam yang dimasak ala dimsum atau kaki ayam yang dijadikan keripik bergengsi yang harganya luar biasa melambung.

Lantas, betulkah kaki ayam sama sekali tidak bermanfaat? Atau betulkah kaki ayam bisa menguatkan kaki dan otot bayi hingga lebih cepat berdiri kokoh lalu berjalan? Mari kita lihat apa saja yang terkandung dalam kaki ayam itu.

Di dalam kaki ayam terdapat kulit, otot, tulang, dan kolagen. Kolagen adalah sejenis protein jaringan ikat yang liat dan bening kekuning-kuningan. Kalau terkena panas, kolagen akan mencair menjadi cairan yang agak kental seperti lem.

Nah, susunan utama pada ceker ayam adalah asam amino, yakni komponen dasar protein. Di dalam asam amino itu antara lain terdapat glisin-prolin, hidroksiprolin-agrinin-glisin.

Kaki ayam juga mengandung zat kapur dan sejumlah mineral. Dengan begitu, memang masuk akal juga kalau para orangtua tetap bertahan untuk menyuguhkan kaki ayam bagi anak-anak mereka. Sebab, jenis asam amino prolin dan hidroksiprolin serta zat kapur jelas-jelas dibutuhkan dalam pertumbuhan anak.

Betul memang kaki ayam tidak berdaging, tapi seperti diuraikan di atas, saat terkena panas, kolagen yang terkandung di dalam kaki ayam akan segera mengalir dan bergabung dengan nasi tim. Nah, kolagen inilah yang kita manfaatkan, bukan dagingnya.

Memang untuk mendapatkan gizi yang cukup, anak tidak hanya perlu mendapat kaki ayam, tapi juga tentu dagingnya. Meski begitu, kebiasaan memberi anak makan kaki ayam tetap tak perlu ditinggalkan.

Fungsi kolagen bukan cuma untuk pertumbuhan anak. Orang yang menderita rematik pun amat dianjurkan sering-sering makan kaki ayam. Kenapa begitu? Karena protein kolagen ayam memiliki antigen yang bersifat imunogenik.

Ceritanya, di dalam tubuh kita terdapat dua macam antigen, yakni antigen asing dan antigen diri. Setiap antigen bisa bersifat antigenik dan imunogenik. Antigen yang antigenik dapat berikatan dengan antibodi, meski tidak bisa merangsang tubuh membentuk antibodi terhadap antigen.

Sementara antigen yang imunogenik juga berikatan dengan antibodi spesifik, tapi bisa pula menghasilkan antibodi spesifik terhadap antigen. Nah, antibodi terhadap antigen inilah yang perlu dirangsang bagi penderita rematik.

Tentu hubungan sang antigen tadi dengan penyakit rematik punya uraian ilmiah yang panjang sekali, yang agak sulit kita pahami sebagai orang awam. Yang jelas, makan kaki ayam secara rutin mulai dianjurkan bagi penderita rematik.

Betapapun hebatnya peran si kaki ayam, tentu kalau cuma ditim atau direbus belaka, Anda enggan menyantapnya bukan? Apalagi kalau dihidangkan setiap hari. Begitu juga dengan nasi tim si kecil. Jangan coba-coba cuma menghadirkan nasi tim dengan kaki ayam yang itu-itu saja dari hari ke hari. Bisa-bisa si kecil kelak tidak doyan makanan lain atau malah tidak mau makan.

Nasi tim tentu bisa kita buat bervariasi dengan menambahkan bahan lain secara berganti-ganti. Kaki ayam untuk pengobatan ini pun bisa kita olah jadi hidangan lezat yang variatif. Yang jelas, olahlah kaki ayam dengan cara direbus atau ditim, bukan digoreng.

Kaki ayam yang digoreng sudah rusak struktur protein kolagennya akibat suhu yang tinggi. Perebusan dan pengetiman tidak boleh lebih dari 100 derajat Celsius agar tak merusak protein si kaki ayam. Meski hanya boleh direbus dan ditim,sebetulnya kaki ayam bisa dibuat menjadi berbagai jenis hidangan.